Peduli Pengungsi Korban Banjir & Tanah Longsor Kades Lauwa Dan Camat Belopa Utara Terjun Langsung.

Luwu-dinamisnews-online.com

Bencana alam berupa banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada jumat 03 Mei 2024 yang terjadi di kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan melanda sejumah desa.

Tak hanya itu, bahkan bencana Alam tersebut menelan puluhan jiwa yang meninggal dunia.

Hal tersebut merupakan ujian yang melanda kabupaten Luwu, yang perlu diambil hikmahnya, dan tentunya menguji setiap manusia tentang nilai kesabaran, keikhlasan serta sifat keprihatinan dalam hal berbagi kepada sesama dengan tujuan mengurangi beban bagi korban bencana alam.

Manusia merupakan makhluk sosial, olehnya itu perlunya berbagi terhadap para korban banjir dan tanah longsor yang ada di kabupaten luwu.

Sifat saling berbagi tersebut ditunjukkan oleh kepala desa Lauwa (Muhlis,S.Sos), dan camat belopa utara (Irwan Ismail, S.E).

Dua pemimpin tersebut patut dijadikan sebagai suri tauladan, dalam hal merespon para pengungsi korban banjir dan tanah Longsor yang berasal dari desa pajang, kecamatan Latimojong namun sekarang mengungsi di desa Lauwa kecamatan Belopa utara, kabupaten Luwu.

Adapun para pengungsi yang mengungsi di desa Lauwa berjumlah 8 orang yang terdiri dari 6 orang dewasa, dan 2 Anak-anak.

Mengetahui hal tersebut kades Lauwa dan camat Belopa utara langsung mengunjungi para pengungsi pada 16 Mei 2024, pendataan dilakukan pada 17 Mei 2024 oleh pemdes lauwa dan pemerintah kecamatan Belopa utara.

Dihari yang sama langsung di berikan bantuan
Oleh pemdes lauwa dan pemerintah kecamatan Belopa utara, berupa beras, mie instan, air mineral, telur, gula, kopi, minyak goreng, popok dan beberapa kebutuhan pokok lainnya.

Menurut kades Lauwa yang akrab disapa Muhlis, bahwa kami selaku pemerintah Desa Lauwa patut untuk memberikan bantuan kepada pengungsi, dengan tujuan meringankan beban para pengungsi. Tutupnya. (SR)

banner 468x60

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.